A.Dakwah Nabi Muhammad pada periode mekkah.
Nabi Muhammad SAW adalah salah seorang anggota bany hasyim,suku Quraisy.Beliau lahir pada tanggal 12 Rabiul awal tahun gajah atau 20 Agustus 570 M.
Menjalang usianya yang ke-40,beliau selalu berkhalwat di Gua Hiro’.Setelah lama berkhalwat.akhirnya pada tanggal 17 Ramadhan 611 M.atas perintah Allah STW malaikat Jibril turun untuk menyampaikan wahyu yang pertama,yaitu surat al-Alaq 1-5.Dengan turunnya wahyu pertama itu,berarti Nabi Muhammad SAW telah dipilih oleh Allah untuk menjadi Nabi & Rasul.Setelah itu malaikat Jibril menyampaikan wahyu yang ke-2 yaitu surah al-Muddatsir ayat1-7 yang berisi perintah untuk berdakwah..
1.Langkah dakwah Nabi Muhammad SAW
Dengan turunnya wahyu ke-2,mulailah Rasulullah melakukan dakwah islam.Langkah pertama yang dilakukan adalah berdakwah secara diam-diam dilingkungan keluarga terdekat.Mula-mula istrinya,lalu sepupunya Ali bin Abi Thalib kemudian Abu Bakar,Zaid,Ummu aiman,Ustman bin Affan,Zubair bin Awam,Abdurrahman bin’Auf,Sa’ad bin Abi Waqosh,Tholhah bin Ubaidillah,Abu Ubaidillah bin Jarrah,Al-Arqom bin Abi al-Arqom dll.Mereka di kenal dengan  sebutan Assabiqunal Awwalun,yakni orang-orang yang pertama masuk islam.
Setelah beberapal lama Rasulullah melakukan dakwah secara rahasia,maka turunlah Allah agar melakukan dakwah secara terbuka dihadapan umum.Kemudian beliau mengadakan pertemuan dengan penduduk Mekkah yang dilakukan di Bukit Shafa.Setelah Nabi Muhammad berpidato,kaum Quraisy tidak peduli & berusaha menentangnya habis-habisan.Meskipun begitu,Rasulullah terus berdakwah tanpa mengenal lelah.Bahkan beliau terus menegakkan risalah Allah di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
B.Strategi perjuangan Nabi Muhammad SAW
Melihat situasi social poltik yang kian memanas di Makkah,maka Nabi Muhammad SAW mulai menyusun strategi untuk pnyelamatan umat Islam dari siksaan orang kafir Quraisy.Strategi tersebut sebagai berikut:
1.Hijrah ke Habsyi yang pertama
2.Hijrah ke Habsyi yang kedua
3,Misi ke Tha’if
4.Perjanjian Aqobah I
5.Perjaijian Aqobah II
C.Dakwah Nabi Muhammad SAW pada periode Madinah
Langkah-langkah dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah:
1.Membangun Masjid
2.Menciptakan persaudaraan baru yaitu antara kaum Muhajirin dan Anshor
3.Perjanjian dengan masyarakat Yahudi yang dikenal dengan piagam Madinah yang ditulis tahun 623 M atau tahun ke-2 Hijriyah.Diantara butir-butir perjanjian itu:
a.Kaum muslimin dan Yahudi hidup secara damai,bebas memeluk dan menjalankan              ajaran agamanya masing-masing
b.Apabila salah satu pihak diperangi musuh,maka mereka wajib membantu pihak yang diserang.
c.Kaum Muslimin dan Yahudi wajib saling menolong dalam melaksanakan kewajiban untuk kepentingan bersama.
d.Muhammad Rasulullah SAW adalah pemimpin umum untuk seluruh penduduk Madinah.Bila terjadi perselisihan diantara kaum Muslimin dengan Yahudi maka penyelesaiannya dikembalikan pada keadilan Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin tertinggi di madinah
e.Pembangunan pranata sosial dan pemerintahan.
D.Perang-perang yang diikuti Nabi Muhammad SAW
1.Perang Badar
Dilaksanakan pada 17 Ramadhan tahun ke-2 Hijriyah / 8 Januari 623 M bertempat di salah satu sumber mata air milik Badar.Perang ini diikuti oleh 313 pasukan Muslim & musuh berjumlah 1000 orang tentara.
Dan dalam pertempuran itu Abu jahal tewas & sebanyak 14 pejuang muslim gugur sebagai suhada’ namun tentara Muslim meraup kemenangan yang sangat besar.
2.Perang uhud
Pada perang ini kaum kafir Quraisy berjumlah 3000 orang pasukan & 1000 orang pasukan dari kaum Muslim.Tetapi dalam perjalanan 300 orang munafik membelot sehingga tinggal 700 orang.
Pada tahap awal peperangan tentara muslim memperoleh kemenangan,tetapi ketika pertempuran menjelang berakhir,barisan pemandu muslim meninggalkan pos pos penjagaan di bukit al-han untuk mengambil harta rampasan sehingga pasukan kafir quraisy yang di pimpin oleh kholid bin walid menyerang dari belakang sehingga menyebabkan kekalahan kaum muslimin akibat perang itu,sekitar 70 pasukan muslim gugur sedangkan pasikan kafir quraisy tewas sekitar 13 orang
3.perang khondaq
Pada tahun 627M kafir quraisy mekkah,suku suku badui,dan golongan yahudi membentuk pasukan gabungan sejumlah 10000 pasukan untuk menggempur madinah ketika Nabi Muhammad SAW menyadari ancaman ini beliau mengerahkan pasukan sebanyak 3000 orang atas saran salman al-farisi. Nabi Muhammad SAW memutuskan system pertahanan dengan menggunakan parit besar mengitari perbatasan kota madinah.kemudian pasukan musuh menyerang dan melakikan pengepunga n selama berhari hari kemudian allah mengirimkan angina kencang sehingga pasukan musuh mundur dan akhirnya kaum muslim menang.
4.perjanjian hudaibiyah
Pada tahun ke 6H atau 628M,umat islam bersama Nabi Muhammad SAW berangkat menuju mekkah untuk menunaikan ibadah haji pada bulan dhulqo’dah,ketikah umat islam sampai di suatu tempat bernama hudaibiyah 6mil dari kota mekkah merekah berhenti. Nabi Muhammad SAW mengutus ustman bin affan sebagai wakil untuk menyampaikan kepadah kaum kafir quraisy maksud kedatangan kaum muslim yang sebenarmnya mekipun begitu kafir quraisy tetap tidak mengizinkan umat islam untuk memasuki kota mekkah.sementara itu,tersebar isu bahwa utsman bin affan di bunuh oleh kafir quraisy.berita ini menimbulkan kecemasan dan kemarahan umat islam.dihadapan Nabi Muhammad SAW umat islam menyatakan ikrar untuk berjuang demi kejayaan islam sampai titik darah pengahabisan di bawah sebuah pohon.yangperitiwa itu dinamakan baitur ridwan.setelah para sahabat menyatakan sumpah tersebut ustman bin affan dating dari kota mekkah dengan selamat
Setelah itu di selenggarakan perjanjian hudaibiyahantra pemuka quraisy dan Nabi Muhammad SAW.isi perjanjian itu antara lain:
a.keduah belah phak sepakat mengadakan gencatan senjata selama 10 tahun
b.setia orang di berih kebebasan bergabung dengan Muhammad atau menjalin dengan      Muhammad dan demikian juga sebalik nya
c.siapa yang bergabung dengan Muhammad tanpa alasan yang dapat di benarkan,harus dicegah dan dikembalikanh pada wali nya,tapi jika pengikut Muhammad hendak bergabung dengan kelompok quraisy maka ia harus di benarkan
d.pada tahun ini rombongan Muhammad harus kembali ke madinah pada tahun berikut nya mereka di izinkan menjalankan ibadah haji dengan syarat bahwa di mekkah tidak lebih dari 3 hari tanpa membawa senjata
Makkah al-munawwarahE.FATHU MEKKAH:Peta kemenangan perjuangan umat islam
Pada proses pembebasan atau penaklukan kota mekkah Nabi Muhammad SAW melakukan tindakan yang amat bijaksana yaitu memerintahkan kepada sahabatnya untuk tidak merusak dan mengotori kota mekkah dengan peperangan
Hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah persiapan dalam penaklukan kota mekkah.Melihat pernyataan ini paman nabi yang bernama Abbas bin Abdul mutholib datang menemui Nabi Muhammad SAW untuk menyatakan keislamannya.Nabi memaafkan kesalahan yang pernah meraka lakukan pada diri dan sahabatnya. Kemudian barulah Nabi Muhammad SAW menghancurkan berhala-berhala yang mengelilingi ka’bah, tidak kurang 360 dari yang terkecil hingga yang terbesar
F.HAJI WADA’:Tanda berakhirnya dakwah Nabi Muhammad SAW
Pada tahun 10H Nabi Muhammad SAW merasa bahwa dakwahnya telah sempurna beliau menyadari bahwa ajaalnya telah dekat. Karna itu nabi Muhammad merencenakan untuk ibadah haji yang terakhir, inilah yang kemudian di kenal dengan sebutan haji wada’(haji perpisahan). Pada tanggal 23 februari 632M nabi berangkat ke mekkah dengan rombongan besar umat islam.pada kesempatan ini Nabi Muhammad SAW melaksanakn ibadah qurban 100 ekor binatang di mina
Dua bulan setelah pelaksanaan haji wada’ Nabi Muhammad SAW memerintahkan kepada para sahabatnya untuk menyebarkan islam ke negeri-negeri yang beradah di wilayah perbatasan syiria nabi menunjuk Usamah bin Zaid sebagai panglima ekspedisi militer ke Syiria.eksepidisi ini di lanjutkan kembali setelah Rasulullah SAW wafat di rumah siti Aisyah pada tanggal 18 juni 632M.demikianlah kehebatan karir seorang laki-laki arab yang tidak tertandingi sepanjang sejarah umat manusia